• Jl. KHA Dahlan 20 Yogyakarta
  • 0274-512 653 (Hunting)
  • info@rspkujogja.com
  • Jam kunjung pasien rawat inap : Senin-Sabtu 16.00-19.00
  • Gelar Simulasi Penanggulangan Bencana Kebakaran

    Gelar Simulasi Penanggulangan Bencana Kebakaran

    Direktur Utama RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta dr.H. Joko Murdianto Sp.An, MPH segera memerintahkan untuk aktivasi penanganan kedaruratan kebakaran (code red), evakuasi pasien, penyelamatan dokumen serta peralatan medis. Di saat seperti itu ternyata ada oknum yang memanfaatkan situasi untuk melakukan tindakan penculikan bayi dari kamar bayi. Namun berkat kesigapan petugas security, tindakan penculikan berhasil digagalkan dan pelaku ditahan.

    Itulah skenario simulasi penanggulangan bencana kebakaran di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Simulasi dibuat seperti kejadian sesungguhnya, dimana terjadi ledakan, api, dan asap yang mengepul ke atas. Kegiatan ini bekerja sama dengan pemadam kebakaran Pemerintah Kota Yogyakarta, Polsek Gondomanan dan Lembaga Penanggulangan Bencana PP Muhammadiyah.

    “Simulasi bencana kebakaran dipilih karena menurut Hazard and Vurnerability Assesment (HVA) yang telah dibuat, kebakaran adalah resiko paling mungkin terjadi,” terang dr Joko. Kegiatan simulasi penanggulangan bencana kebakaran merupakan serangkaian kegiatan dalam rangka memberi bekal untuk menciptakan kesiap siagaan kepada seluruh staf RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta untuk menghadapi bahaya kebakaran yang sebenarnya. Serta menguji peralatan dan juga menguji standar prosedur operasional (SPO) yang ada, apakah masih sesuai dengan kondisi saat ini. Siapa pun di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta harus bisa mengoperasikan APAR termasuk direktur. Bahkan  cleaning servis yang bukan karyawan juga dilatih menggunakan APAR.

    Simulasi pelatihan kebakaran diakhiri dengan evaluasi. Secara umum pelaksanan Simulasi Penanggulangan Bencana Kebakaran, Penculikan bayi, dan kedaruratan medis di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta  tersebut dinyatakan sangat baik. 

    Leave a reply →

Leave a reply

Cancel reply